Wagub Kandouw Lantik 179 Pejabat Pemprov Sulut

MANADONEWSTODAY – Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey melalui Wakil Gubernur Steven melantik dan mengambil sumpah janji pejabat administrator dan pengawas lingkup Pemprov Sulut, Kamis (6/5) di ruang Mapalus Kantor Gubernur Sulut.

Adapun pejabat Pemprov Sulut yang dilantik Wagub Sulut itu meliputi pejabat Eselon III berjumlah 53 orang dan pejabat Eselon IV berjumlah 126 orang. Total keseluruhannya berjumlah 179 orang.

Gubernur Olly melalui Wagub Steven Kandouw menegaskan walaupun sempat tertunda, namun setelah satu tahun lima kali perubahan termasuk diusulkan ke KSAN dan ke Mendagri akhirnya bisa dilantik. 

“Tentunya keputusan pak gubernur sama-sama syukuri sekaligus kita amini sebagai ASN suatu bagian dari tour of duty,” kata Wagub Kandouw.

Orang nomor dua di Bumi Nyiur Melambai ini pun mengharapkan pejabat baru dilantik langsung tancap gas kerja demi mewujudkan visi misi Gubernur Olly Dondokambey dan Wagub Kandouw. 

“Sehingga menjdi harapan pak gubernur dpt implementasikan kebijakan ODSK (Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan),” tukasnya. 

Masih dalam arahannya, Wagub Kandouw mengingatkan menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) harus mengikuti kecepatan globalisasi. 

“Kecepatan, ketepatan, efisiensi. Ini harus menjadi mindset. Ya memang sudah era globalisasi,” tuturnya. 

“Selanjutnya egoverment. Selalu saya ingatkan itu. Mudah-mudahan paralel berjalan dengan kualitas SDM,” tukasnya. 

Di akhir arahan, Wagub Kandouw mengingatkan tentang integritas. 

“Sampai saat ini masih ditemui masalah itu. Bukan hanya di keuangan tapi semua hal. Jadi tolong integritas ini termasuk loyalitas dijaga,” pungkasnya.

Pelantikan tersebut menjadi contoh bagi kabupaten/kota di Sulut untuk bersabar dalam hal perombakan pejabat. 

“Bayangkan satu tahun ini digodok karena pertama pak gubernur mau dihasilkan (pejabat) betul-betul mumpuni. Ini jadi contoh kabupaten/kota bahwa kita taat aturan. Selama belum ada izin dari KASN, kita tak teruskan. Selama belum ada izin dari Kemendagri, tak kita lanjutkan. Prosedur itu nomor satu jadi jangan heran Pemprov Sulut dapat nomor satu ketaataan,” ungkapnya saat diwawancarai usai pelantikan. (*)

Legi Buka Bimbingan Tehnis Pengelolaan Gaji dan Pemutahiran Data Pegawai

MANADONEWSTODAY–Wakil bupati Drs.Jesaja J.O Legi didampingi Kepala Badan pengelola Keuangan pendapatan Daerah Dr.Mecky Tumimomor,SE,M.Si membuka bimbingan tehnis pengelolaan gaji dan pemutahiran data pegawai kabupaten Mitra di grand puri hotel Manado.

Kegiatan sosialisasi yang dilasanakan 6-7 mei 2021 menghadirkan nara sumber kepala PT Taspen Manado Dadang Suhartono dan dari BPKPD Provinsi Sulut Steven Purukan. 

Wakil bupati dalam arahanya mengatakan belanja gaji dan tunjangan merupakan bagian dari APBD yang menjadi dasar pemeriksaan BPK, serta dalam rangka pengelolaan keuangan daerah yang lebih baik maka bimtek ini sangat penting dilaksanakan. “Agar dalam pelaksanaanya tidak terjadi kerugian negara akibat kekurang pahaman terhadap aturan yang berlaku.

Dasar pembayaran gaji bagi PNS yaitu UU nomor 43 tahun 1999, tentang pokok pokok kepegawaian yang menyatakan bahwa PNS adalah setiap warga negara RI yang telah memenuhi syarat yang ditentukan diangkat oleh pejabat yang berwenang dan diserahi tugas dalam suatu jabatan atau diserahi tugas negara lainya dan digaji berdasarkan peraturan perundang undangan yang berlaku,” ujarnya. 

Kepala BPKPD Dr.Mecky Tumimomor,SE,M.Si mengatakan, kegiatan dalam rangka efisiensi dan efektifitas dalam pelaksanaan APBD, yang telah diamanatkan dalam UU nomor 17 tahun 2003 tentang keuangan daerah, dan dengan memperhatikan perjanjian kerjasama antara pemkab dan PT Taspen. “Sehingga pemkab Mitra telah mempergunakan SIMGAJI TASPEN dalam penyusunan daftar gaji ASN. Sehubungan hal itu dilaksanakan bimbingan tehnis pengelolaan gaji pada aplikasi SIMGAJI Taspen, dengan mengikutsertakan pejabat penatausahaan keuangan/verifikator dan pegawai pembuat gaji/bendahara pada kegiatan ini,” ungkapnya. (*)

Penemuan Mayat Di Depan Kantor Walikota Bitung Ternyata Korban Pembunuhan


MANADONEWSTODAY– Sempat menghebohkan warga Kota Bitung. Penemuan mayat di jalan raya depan kantor Walikota Bitung ternyata korban Pembunuhan.

Kasus tersebut langsung diseriusi satreskrim Polres Bitung. Diketahui,

korban bernama Fransiskus Saleleng (24) warga Kelurahan Madidir Ure, Kecamatan Madidir. Korban terkapar tak bernyawa di ruas jalan raya Kota Bitung, Kecamatan Maesa dikarenakan menjadi korban penikaman yang dilakukan tersangka KP alias Kap (17) Warga Kecamatan Maesa. Kamis (01/30) pukul 01:20 Wita.

Sementara itu berdasarkan pengakuan saksi Deni, Sebelum kejadian saksi bersama korban sebelumnya pergi ke salah satu lokasi pariwisata di kelurahan kaswari kecamatan aertembaga pada pukul. 16.00 wita sampai pukul. 22.00 wita.

Di tempat tersebut keduanya menkonsumsi minuman keras jenis cap tikus. Merasa sudah cukup saksi dan korbanpun bermaksud kembali ke rumahnya.

Akan tetapi pada saat melewati jalan depan SMP DON BOSCO Bitung, keduanya berpapasan dengan sekelompok remaja dan pada saat itu terjadi adu mulut diantara korban dengan salah seorang remaja tersebut, akan tetapi berhasil dilerai oleh saksi.

Bukanya langsung pulang kerumah. Duanya yang juga sudah dipengaruhi oleh minuman keras, selanjutnya korban dan Tsk menuju tempat kumpulnya 9 orang saksi sambil konsumsi cap tikus.

Selang tak cukup lama,  korban kemudian terjalin cekcok adu mulut dan korban mencabut pisau badik yang hendak menikam tersangka.

Dalam situasi tersebut, kemudian datang lelaki Cikal (20) warga Bitung Barat, Kota Bitung. Tanpa mengetahui korban langsung menjemputnya dengan tikaman tepat di dada kiri saksi Cikal.

Melihat situasi tersebut tersangka akhirnya menikam korban dengan menggunakan senjata tajam jenis pisau.

Penikaman yang dilakukan pelaku terjadi dikarenakan disaat korban sudah kelebihan mengkonsumsi miras, korban sudah tidak dapat mengontrol cara perilaku dan perkataan.

Usai melakukan aksinya, tersangka kemudian melarikan diri dari tempat tersebut.

Sementara itu Kapolres Bitung AKBP Indra Pramana SIk saat dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim Polres Bitung AKP. Frelly Sumampow, SE membenarkan kejadian tersebut.

“Kapolres langsung memberikan instruksi dengan melacak dan memburu pelaku dengan pointers.

Pengejaran pelaku di Back up Tim Resmob Polda Sulut  selain dari Tim opsnal Polres Bitung yaitu Tim Tarsius, Tim Resmob polres dan polsek jajaran,”kata Kasat.

Lanjutnya tim pemburu selanjutnya melakukan ploting kuncian lokasi yang diduga menjadi jalan lari pelaku yakni terminal, pelabuhan, serta tempat lain yang menjadi lokasi pelarian.

“Tanpa menunggu lama tersangka berhasil tangkap polisi pada Kamis pukul 14:00 Wita tepatnya di Tondano. Tersangka kemudian langsung di giring ke Polres Bitung guna dilakukan pengembangan dengan mempertanggungjawabkan perbuatannya,”jelas Kasat sembari menambahkan dari pengakuan tersangka, bahwa dirinya sakit hati dipukuli korban. (*)

PRAHARA SENGKETA RUMAH TANGGA CINDY

MNT – Kuasa hukum dari Afrily Syalomita Cindy Sembiring yakni Deymer Malonda SH, terpaksa harus mendatangi Mapolresta Manado. Disana, Advokad ini mewakili kliennya untuk melaporkan kasus pengancaman yang dilakukan oleh lelaki berinisial FA alias Fahmi Cs. Peristiwa itu terjadi di Kelurahan Bumi Nyiur Lingkungan I Kecamatan Wanea, Rabu (5/5) sekitar.

Menurut laporan dari salah satu pengacara ternama di Kota Manado ini, kejadian itu berawal saat kliennya sedang berada di rumah. Tiba tiba pelaku bersama teman temannya datang ke rumah tersebut dan mengusir secara paksa dengan kata kata “keluar ngoni jangan torang pukul semua pa ngoni. Torang pe rumah ini, bukang ngoni pe rumah,” ujar korban meniru perkataan pelaku.

Mendengar perkataan tersebut, korban bersama keluarganya yang ketakutan, enggan untuk keluar rumah. Sementara rumah tersebut milik dari orang tua korban yakni Henny Kondoy.

Tidak terima dengan perbuatan dari para pelaku Cs, korban memberikan kuasa hukum kepada pelapor untuk melaporkan kejadian tersebut ke Mapolresta Manado.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Manado Kompol Taufik Arifin SHut, S.IK, ketika dikonfirmasi membenarkan adanya laporan tersebut, “laporan sudah kami terima dan akan segera ditindak lanjuti,” pungkasnya.

Terpisah, Deymer Malonda SH ketika diwawancarai mengatakan berdasarkan putusan pengadilan kalau Afrily Syalomita Cindy Sembiring adalah ahli waris sah dari objek rumah yang berada di Kelurahan Bumi Nyiur Lingkungan I Kecamatan Wanea.

“Berdasarkan putusan pengadilan Perkara Perdata Nomor 112/Pdt.P/2021/PN/Mnd tanggal 1 April 2021. Dimana, dalam putusan tersebut menyebutkan kalau pomohon merupakan satu satunya ahli waris dari Djalan Sembiring dan Henny Kondoy berdasarkan surat keterangan ahli waris tertanggal 24 Maret 2021 yang diketahui dan ditandatangani  oleh Lurah Bumi Nyiur Nomor 09/K.10.1/KEL.BN/III/2021 dan Camat Wanea Nomor 478/K.10-WANEA/75/III/2021,” ujar Malonda.

Lebih lanjut lagi, lelaki ber uban ini mengatakan terkait berita yang beredar di media sosial kalau dirinya yang masuk seperti pencuri dan merusak police line di objek sengketa yang berada di Kelurahan Bumi Nyiur Lingkungan I Kecamatan Wanea, itu tidak benar.

“Yang membuka police line itu bukan saya, tetapi pihak kepolisian dari Polsek Wanea. Saya juga kaget kenapa sampai mengatakan kalau saya yang membuka police line tersebut. Dan kami juga ada videonya kalau pihak kepolisian yang membuka police line tersebut. Saya juga pengacara, saya mengerti hukum, tidak mungkin lah saya melanggar hukum,” Jelasnya. (*)

BUPATI Bolaang Mongondow (Bolmong) menyambut kunjungan Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Kamis (06/05), dalam rangka melaksanakan pemantauan Pos Terpadu Lebaran 2021 dan pos penanggulangan Covid-19 di perbatasan Provinsi Gorontalo dan Sulawesi Utara.

MNT – Gubernur Olly bersama jajaran Forkopimda Sulut diterima oleh Bupati Yasti di Rumah Dinas Bupati di Desa lalow Kecamatan Lolak, sebelum melanjutkan perjalanan menuju perbatasan.

Bupati Yasti saat diwawancarai mengatakan, kunjungan Gubernur dan rombongan memberikan motivasi kepada kami dan masyarakat Bolmong, bahwa kita harus tertib menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

“Kunjungan ini memotivasi Pemda Bolmong dan masyarakat untuk tetap tertib menerapkan protokol kesehatan Covid-19,” kata Bupati Yasti.

Selain itu Bupati Yasti menjelaskan bahwa saat sekarang ini, banyak varian baru terkait Covid-19, untuk itu kita harus lebih meningkatkan kewaspadaan.

“Sekarang ini banyak varian baru terkait Covid-19 ini, dan ini bentuk kewaspadaan Forkompinda Sulut dan tentu kami yang berada di Daerah,” kata Bupati Yasti.

Ditempat yang sama Gubernur Olly saat ditanyai mengatakan edaran menyangkut peniadaan mudik sebagai upaya pengendalian Covid-19. “Kita mengatur pembatasan mobilitas masyarakat dan mengoptimalisasl fungsi Posko Covid-19 di desa/kelurahan selama bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri Tahun 1441 Hijriah. Peniadaan mudik bagi masyarakat baik penggunaan mode transportasi darat, laut dan udara, baik transportasi umum maupun pribadi. Tujuannya adalah untuk melakukan pemantauan, pengendalian, dan evaluasi dalam rangka mencegah terjadinya peningkatan penularan Covif-19 selama bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri 1442 Hijriah,” tutur Olly.

Dasar kebijakan tersebut, kata Olly, pandemi Covid-19 di Sulut bisa dikontrol. Saat ini, Sulut berstatus zona oranye Covid-19. “Paling penting kita disiplin protokol kesehatan,” jelasnya. 

Olly menyebut, sangat rawan jika membuka pintu antarprovinsi karena bisa memunculkan mobilitas tinggi.

Sementara itu, Dirlantas Polda Sulut Iwan Sonjaya mengatakan bahwa, kunjungan tersebut untuk meninjau kesiapan pos penyekatan perbatasan Provinsi Gorontalo dan Sulawesi Utara.

“Kegiatan ini menindaklanjuti instruksi Pemerintah Pusat, terkait dengan pelarangan mudik. Kita harus melihat langsung segala kesiapannya,” ucapnya.

Selain itu, Iwan Sonjaya menambahkan bahwa kegiatan di pos penyekatan, akan dilaksanakan secara persuasif dalam artian tidak terlalu level up.

“Kita ketahui untuk angkutan logistik, kesehatan, serta petugas keamanan kita bisa beri untuk pelaksanaannya,”. ungkapnya.

Diketahui ikut dalam rombongan Gubernur Sulut adalah Kapolda Sulut, Pangdam Merdeka, Ketua DPRD Provinsi, Sekprov, Danlanud, Danlanal, beserta jajaran Forkopimda Sulut.(*)

Penutupan Posko Perbatasan Sulut-Gorontalo,Gubernur Sulut Turun Bolmut

MNT – Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey memantau langsung Posko Penyekatan Mudik di daerah perbatasan Sulut – Gorontalo.

Hal ini dilakukan Gubernur Sulut terkait penegasan kebijakan pemerintah pusat yang melarang mudik guna mencegah penyebaran Covid-19 di Indonesia.


Menurut Dondokambey, larangan mudik dilakukan menyusul arahan Presiden Joko Widodo dan instruksi Menteri Dalam Negeri (Mandagri) agar setiap daerah membuat aturan larangan mudik Lebaran guna mencegah penularan Covid-19.

“Itu protokol standar karena itu kebijakan dari pemerintah pusat dalam rangka menjaga penyebaran COVID-19. Dan kita harus membuat suatu kebijakan dalam rangka memutus mata rantai COVID-19,” Gubernur.

Ia menambahkan, hal ini juga dalam rangka menjaga agar kita tidak membawa virus ke daerah tujuan mudik, seperti di kampung.

“Justru jangan sampai kehadiran kita menyebarkan virus kepada keluarga kita tercinta di daerah tujuan,” tambah Dondokambey.

Seperti diketahui, larangan mudik ini sesuai anjuran pemerintah pusat mulai 6 – 17 Mei 2021.


Di penghujung kegiatan pantauan, Gubernur Dondokambey bersama Gubernur Gorontalo Rusli Habibie pun berkesempatan menyerahkan bantuan sembako dari Bank SulutGo kepada warga perbatasan.(*)

DPRD Gelar Paripurna Penandatanganan Rancangan Awal RPJMD Tahun2021-2026

MNT – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) menggelar sidang  paripurna dalam rangka penandatanganan nota kesepahaman Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2021-2026, Selasa (4/5). Sidang paripurna dipimpin Wakil Ketua DPRD Medy Lensun, serta diikuti sejumlah Anggota DPRD.
Paripurna itu dihadiri juga Wakil Bupati Oskar Manoppo serta pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim).
Sebelum paripurna tersebut digelar, DPRD lewat Panitia Khusus (Pansus) terlebih dahulu membahas dokumen rancangan awal RPJMD yang disampaikan Pemkab Boltim. Proses pembahasan berlangsung alot hingga melahirkan beberapa kesepakatan.
“Penyusunan rancangan awal RPJMD, Pemerintah Daerah berpedoman pada Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) nomor 86 tahun 2017, tentang tata cara perencanaan, pengendalian dan evaluasi pembangunan daerah, tata cara evaluasi rancangan peraturan daerah (Perda), tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD), dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Dan tentunya selaras dengan apa visi misi dari Bupati dan wakil bupati Boltim, demi pembangunan dan untuk masyarakat,” kata Ketua Pansus, Samsudin Dama.(*)

Pemkab-DPRD Boltim Tandatangani Kesepakatan Rancangan Awal RPJMD 2021-2026

MNT — Wakil Bupati Oskar Manoppo, menghadiri Rapat Paripurna Penandatanganan Nota Kesepakatan rencana awal RPJMD Kabupaten Bolaang Mongondow Timur tahun 2021-2026, bertempat di ruang paripurna DPRD, Selasa (4/5).

Saat membacakan sambutan bupati, Oskar menyampaikan bahwa dokumen rancangan awal RPJMD itu merupakan salah satu bentuk tanggungjawab dari seluruh jajaran Pemerintahan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur terhadap keberlangsungan proses pembangunan di Daerah.

“Untuk itu, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada pimpinan dan anggota DPRD Boltim yang telah berkenan menerima dan mengundang pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur untuk mengikuti rapat paripurna ini,” kata Oskar.

Lanjut Wabup, dalam penyusunan Rancangan Awal RPJMD ini pemerintah daerah berpedoman pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang tata cara perencanaan, Pengendalian dan evaluasi Pembangunan Daerah.

“Tata cara evaluasi Rancangan peraturan Daerah tentang Rencana Pembangunan Jangka panjang Daerah dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah serta tata cara perubahan pembangunan jangka panjang daerah, Rencana pembangunan jangka menengah daerah dan rencana kerja pemerintah daerah serta beberapa produk hukum terkait, untuk menghasilkan RPJMDA yang berkualitas,” ujarnya.

Sebagaimana dipahami bersama, bahwa dokumen rancangan awal  ini merupakan draft rencana  pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) yang benar-benar terukur dan dapat dievaluasi secara komprehensif dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan.

“Saya terus memantau dan mendengarkan dari berbagai pihak bahwa pembahasan rancangan awal RPJMD sangat serius dan alot. Berbagai saran, gagasan dan bahkan kritik telah disampaikan oleh rekan-rekan yang ada di DPRD. Tentu saja bertujuan baik supaya dokumen ini tidak sekedar menggugurkan kewajiban kami sebagai pelayan masyarakat dan mitra kerja DPRD. Namun agar dokumen ini semakin bermutu dan layak diajukan ke Bubernur Sulawesi Utara supaya dapat agar diagendakan, dibahas dan mendapatkan rekomendasi sebagai sebuah rancangan RPJMD,” terangnya.

Diakhir sambutannya, Wabup menambahkan, atas pembahasan yang telah dilaksanakan, tentu sebagai penanggungjawab dokumen ini menjamin akan melakukan beberapa perbaikan atas rancangan awal RPJMD sesuai dengan Nota Kesepakatan bersama pimpinan, anggota dan Pansus DPRD Boltim.

“Ucapan terima kasih kepada pimpinan dan anggota DPRD serta pansus yang sudah berupaya keras memaksimalkan waktu bersama tim eksekutif pemkab Boltim dalam pembahasan rancangan awal RPJMD ini. Saya juga berterima kasih kepada semua unsur yang turut ikhlas melibatkan diri demi kepentingan dan kesempurnaan dokumen yang merupakan penjabaran dalam visi misi kami sebagai Bupati dan Wakil Bupati,” ucap Wabup.

“Atas nama Pemerintah Daerah, mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa dan sekaligus menegaskan lagi kepada seluruh Aparat Sipil Negara (ASN) serta seluruh komponen masyarakat untuk tidak melakukan mudik lebaran,” tutupnya. (*) 

IKASI Sulut Berbenah, Gelar Rapat Pleno

MNT – Pengprov Ikatan Anggara Seluruh Indonesia (IKASI) Sulawesi Utara berbenah. Rapat pleno digelar di Bahug Cafe, Selasa (4/5).
Banyak hal yang dibahas dalam rapat tersebut. Seperti berupaya merambah kepengurusan IKASI di Kabupaten Kota.
Selain itu, bagaimana memikirkan untuk dapatkan medali di PON XX Papua.
Ketua Pengprov IKASI Sulut Ferdinand Dumais bertekad memajukan olahraga anggar demi menapaki prestasi. Mengingat, anggar masuk cabang olahraga unggulan.
“Ini satu tekad saya dalam olahraga anggar. Kita sudahi perbedaan demi mengejar kembali prestasi yang pernah dicapai,” tutur Dumais yang diiyakan Ketua Harian James Tangkawarouw, Sekum Harry Ngangi dan Wakil Ketua Charles Kaunang dan Fransiscus Enoch.
Sesepuh olahraga anggar yang juga Penasehat IKASI Sulut Wellem Os Tarega memberikan harapannya demi memajukan Anggar Sulawesi Utara.
Kabid Binpres Hendra Tarega dalam forum meminta untuk perhatikan klub-klub anggar. “Setidaknya pengurus yang ada sekarang dapat mengawali sosialisasi ke klub klub yang ada,” pinta Tarega.
Sementara Ferdinand Dumais bertekad agar pembinaan tetap jalan seperti biasa. Bahkan, ia akan menambah klub anggar di Unima agar bisa menambah penjaringan atlet.
“Kita tinggalkan perbedaan yang mendera tubuh organisasi Anggar Sulut. Maju demi prestasi olahraga anggar,” pungkasnya. (*)

Gubernur – Baznas Bagikan 3000 Paket Ramadhan untuk Kaum Dhuafa

MNT – Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey menyerahkan 3.000 Paket Ramadhan 1442 H untuk kaum dhuafa di Masjid Raya Ahmad Yani, Manado, Selasa (4/5).
Penyerahan paket Ramadhan tersebut didampingi langsung oleh Ketua Baznas Sulut Abid Takalamingan dan Pimpinan Wilayah V Pegadaian Manado Edy Purwanto.
Gubernur Olly menjelaskan bahwa kegiatan seperti ini dapat terlaksana karena koordinasi antara pemerintah dan Baznas serta BUMN di Sulut.
“Koordinasi Baznas dengan pemerintah terus berjalan dengan baik, termasuk koordinasi dengan seluruh BUMN yang ada di Sulut,” katanya.
Lanjut Olly bahwa Baznas telah memberikan data yang lengkap tentang penyerahan 3.000 paket Ramadhan ini sehingga akan tepat sasaran.
“Datanya tidak akan curang, karena mereka lebih tahu jemaat mana yang perlu dapat bantuan itu yang paling penting jangan kita jorjoran tapi tidak tepat sasaran,” tandasnya.
Olly juga menjelaskan bahwa Baznas selalu melaporkan sasarannya sehingga kordinasi dengan pemerintah termasuk Dinas Sosial selalu berjalan efektif.
Adapun paket Ramadhan yang diberikan berupa paket sembako seperti beras, minyak kelapa, gula pasir dan terigu.
Total 3.000 paket tersebut akan didistribusikan ke 6 kabupaten/kota yang ada di Sulut yakni Manado 1.863 paket, Sangihe 766 paket, Minahasa Utara 200 paket, Minahasa Tenggara 95 paket dan Sitaro 76 paket. (*)